Kaki Bengkak saat Hamil : Penyebab hingga Pengobatan

Kaki Bengkak saat hamil (Edema Pitting vs Edema Non-Pitting)

0
52

Kaki bengkak saat hamil sering terjadi terutama bila telah memasuki trimester ketiga atau usia kehamilan setidaknya memasuki minggu ke-35. Pada kebanyakan kasus, pembengkakan pada kai ini normal dan tidak memicu perhatian, tetapi pada sebagian kasus membutuhkan deteksi dini dan perawatan segera. Pembengkakan pada kaki (Edema) dicirikan dengan peningkatan retensi cairan ketika sedang hamil.

Sekitar 25% berat badan meningkat selama hamil karena retensi cairan. Ketika retensi cairan ini, maka muncul rasa tidak nyaman, tetapi retensi cairan diperlukan untuk proses melahirkan. Cairan ini akan melembutkan tubuh dan membuat bayi tumbuh lebih besar. Ini juga membantu penyiapan sendi pelvis dan jaringan untuk membuka jalan lahir melalui vagina ibu.

Biasanya hanya ekstremitas bawah (Kaki, dan telapak kaki) yang terkena, tetapi pada sebagian kasus terkena wajah dan tangan. Pembengkakan normal selama kehamilan bersifat lambat dan progresif. Pembengkakan tiba-tiba, terutama pada wajah dan tangan, mengindikasikan preeklamsia. Pembengkanan hanya pada satu kaki, nyeri dan nyeri tekan pada paha menjadi tanda adanya bekuan darah. Bila muncul bengkak ketika hamil, maka segeralah periksa ke dokter.

Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil

Pada kebanyakan kasus, pembengkaan karena retensi cairan. Ketika sedang hamil, tubuh anda akan memproduksi 50% darah dan cairan untuk kebutuhan janin. Penyebab lain mungkin terjadi, diantaranya:

  • Preeklamsia dan eklamsia
  • Makan terlalu banyak garam dan natrium
  • Kekurangan kalium dalam makanan (buah pisang banyak kaliumnya)
  • Lembab dan panas
  • Sering mengkonsumsi kopi

Preeklamsia dan eklamsia dapat menjadi masalah serius untuk wanita hamil. Preeklamsia disebut dengan hipertensi yang diinduksi kehamilan biasanya terjadi setelah minggu ke-20 selama kehamilan. Ketika kejang dan koma terjadi, maka disebut dengan eklamsia.

Baca juga :   Telinga Berdenging dan Berdengung : Gejala hingga Pengobatan

Preeklamsia mempengaruhi tekanan darah, fungsi ginjal dan sistem syaraf pusat. Gejalanya berupa peningkatan tekanan darah, wajah sembab, tangan dan kaki sembab bengkak, dan memburuk dalams ehari, peningkatan berat badan (lebih dari 0,5 kg dalam 1 minggu terakhir trimester ketiga). Pada kasus berat, preeklamsia akan memicu pandangan kabur, pusing, iritabilitas dan nyeri abdomen. Pemeriksaan urin dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis dengan memeriksa kadar protein.

Preeklamsia lebih sering terjadi pada ras amerika dan afrika, dengan ibu usia lebih dari 40 tahun dan kurang dari 20 tahun. Kejadian ini meningkat bila terdapat riwayat tekanan darah tinggi pada kehamilan sebelumnya.

Gejala Kaki Bengkak saat hamil

Ketika tubuh anda membengkak, kulit akan terlihat tebal dan kencang. Anda akam mengalami hangat di area pembengkakan. Jika anda menekan area bengkak, dan terdapat indentasi maka menandakan adanya bekuan darah. Adapun gejala yang terlihat adalah:

  • Kemerahan
  • Nyeri ketika menekuk dan meluruskan kaki (tanda bekuan darah)
  • Kemerahan pada kaki (tanda infeksi)
  • Kelemahan kulit (tanda bekuan darah)
  • Warna ungu pada area pembengkakan (tanda sirkulasi darah buruk atau menderita diabetes)

Gejala lain mungkin mengindikasikan masalah yang lebih serius, seperti gagal jantung kongestif dan gagal ginjal. Bila menemukan gejala ini, segeralah periksa ke dokter terdekat anda.

Pengobatan Kaki Bengkak saat Hamil

Terdapat berbagai cara pencegahan yang dilakukan dan penobatan untuk menurunkan kejadian bengkak saat hamil. Berikut tips yang dapat anda lakukan:

  • Beristirahat dan meluruskan kaki ketika terasa lelah
  • Meninggikan kaki diganjal bantal ketika beristirahat
  • Minum air putih cukup
  • Makan mananan bergizi dan berolahraga teratur
  • Mencatat gejala lain dari kaki bengkak
  • Menghindari lingkungan lembab dan hangat dan cobalah dilingkungan dingin
  • Hindari pakaian tekat disekitar kaki
  • Kompress dingin pada area yang bengkak
  • Gunakan kaos kaki yang lembut dan hindari penggunaan high heel.
  • Jika menderita diabetes, periksa kadar gula anda dan kendalikanlah dengan obat
Baca juga :   Benjolan di Leher : Penyebab, Pemeriksaan dan Pengobatan

Kapan Harus ke Dokter?

Sangat penting mengingat kejadian bengkak saat hamil dan berpresepsi normal. Bengkak yang tidak normal sering karena muncul bengkak tiba-tiba terjadi di wajah dan tangan dan kaki. Hubungi dokter terdekat anda bila:

  • Merasa nyeri di area bengkak
  • Kemerahan di area bengkak
  • Setelah di tinggikan kakinya, bengkak tidak hilang dalam 24 jam
  • Dengan perawatan mengurangi garam, dan obat antiradang tidak bekerja dan bengkak masih muncul.
  • Tekanan darah tinggi dan atau disertai kejang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here