Operasi URS (UreteroRenoScopy) : Metode hingga Manfaatnya untuk Batu Ginjal

UreteroRenoScopy merupakan Tindakan minimal infasif bidang urologi untuk memcah batu dan melihat sumbatan saluran kemih

Ginjal Sehat169 Views

Operasi URS (UreteroRenoScopy) merupakan salah satu proses medis untuk pengobatan batu ginjal, biasanya harus dilakukan oleh dokter.  Tujuan dari prosedur ini adalah untuk menemukan batu ginjal atau masalah terkait lain, juga dapat digunakan dalam memperbaiki saluran kemih.

Sering disebut dengan nefrolitiasis, kondisi ini merupakan proses ketika endapan asam urat atau kalsium mengeras dan menjadi batu ginjal. Prosesnya juga berikatan dengan oksalat maupun fosfor pada urine.

Proses dan Operasi URS (UreteroRenoScopy) menggunakan alat khusus yaitu ureteroskop melalui kandung kemih dan ureter. Saluran tersebut dalam sistem urinaria yang menghubungkan ginjal serta kandung kemih1Wason SE. 2023. Ureteroscopy. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan. 2022 Nov 28..

Prosedurnya memang cukup rumit dan harus dilakukan oleh dokter profesional, meski demikian sangat efektif untuk permasalahan urin. Metode ini sangat umum untuk wanita hamil, penderita obesitas, juga pasien dengan gangguan pembekuan darah.

Tindakan pemecahan batu ginjal diperlukan untuk mencegah sumbatan yang dapat memicu hidronefrosis dan kerusakan fungsi ginjal. Hal ini dapat menurunkan potensi cuci darah pada pasien dengan gangguan ginjal. Baca juga tentang tindakan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Litothrypsi).

Kapan Perlu dilakukan URS (UreteroRenoScopy)

Tindakan minimal invasif ini dapat dilakukan pada beberapa kondisi dan di indikasikan pada:

  • Batu ginjal dan batu saluran kemih ukuran 4-15 mm yang tidak dapat dijangkau dengan tindakan ESWL.
  • Letak batu berada di bawah ginjal
  • Terdapat obesitas pada pasien
  • Gangguan koagulasi dan pembekuan darah
  • Ibu hamil
Baca juga :   Kenali Beberapa Tanda dan Gejala Batu Ginjal Berikut Ini

Pada kondisi tersebut perlu dilakukan tindakan URS ini. Dalam bidang Urologi, terdapat metode lain seperti ESWL yakni menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu ukuran kecil. Ketika batu berukuran besar seperti staghorn calculi, maka dapat dipertimbangkan tindakan open nefrostomy dengan sayatan minimal.

Pada kondisi apa URS tidak dilakukan:

  • Bila ukuran batu besar, dan bentuk batu yang berpotensi ketika pecah, pecahannya dapat tertinggal.

  • Orang dengan riwayat sumbatan saluran kemih yang memungkinkan alat ureterscope sulit masuk ke dalam saluran kemih.

Beberapa Operasi URS (UreteroRenoScopy)

Cara melakukan URS dan prosedurnya dapat menggunakan dua metode tergantung dengan ukuran batunya. Jika batunya masih tergolong berukuran kecil, maka dokter akan menggunakan ureteroskop dilengkapi kantong untuk mengeluarkan batu ginjalnya.

  • Sementara itu, metode uretoroskop pada ukuran batu besar harus menggunakan sinar laser untuk memecah batunya. Pertama, pasien akan mendapatkan bius terlebih dahulu sehingga tidak terasa nyeri.
  • Prosedur pengobatan batu ginjal selanjutnya, dokter akan menggunakan uteroskop melalui uretra menuju ureter. Jika sudah sampai pada kandung kemih, dokter akan mensterilisasi sehingga dapat menuju ureter selama 30 menit.

Jika sudah berada di ureter, selanjutnya dokter akan mengangkat atau memecah batu ginjalnya. Operasi URS (UreteroRenoScopy) ini membutuhkan waktu 90 menit hingga batunya pecah dan bisa diangkat, ureteroskop dapat dikeluarkan. Baca juga tentang jenis-jenis batu ginjal.

Efek obat biusnya dapat hilang dalam 1 hingga 4 jam setelah prosedur dilakukan, dua jam setelahnya pasien harus meminum ½ liter air. Dalam 24 jam ke depan, pasien akan merasakan nyeri ketika buang air kecil, juga disertai dengan darah.

Untuk menghilangkan rasa nyerinya, dokter akan memberikan resep obat anti-nyeri selama beberapa waktu ke depan. Tidak hanya itu saja, dokter juga akan memberikan antibiotik jika pasien mengalami tanda-tanda infeksi seperti terus menerus nyeri dan demam tinggi.

Manfaat Operasi URS (UreteroRenoScopy)

Penggunaan Operasi URS (UreteroRenoScopy) sering dilakukan karena memberikan beberapa manfaat, paling utama adalah menyembuhkan batu ginjal. Prosedur lainnya yang juga sering dilakukan selain URS adalah ESWL.

Kedua prosedurnya memiliki perbedaan dalam hal metode, pada ESWL menggunakan tindakan memecah batu di saluran kemih. Dokter akan mengkonsentrasikan gelombang kejur pada lokasi batunya dari luar, kemudian batu dapat keluar melalui urine tanpa pembedahan2D’Adessi A. 2011. Ureterorenoscopy: avoiding and managing the complications. Urol Int . 2011;87(3):251-9. doi: 10.1159/000329286. Epub 2011 Jul 5..

Sementara pada Operasi URS (UreteroRenoScopy), prosedurnya dilakukan dengan spesialistik minimal invasif dengan utereskop. Alat ini merupakan selang endoskopi semi regid dengan ukuran 30 mm lengkap dengan lensa di ujung.

  • Ada beberapa manfaat ketika menggunakan prosedur ini, salah satunya bisa sekaligus memprediksi masalah kemih yang tidak terdiagnosis. Selain itu, batu ginjal yang keras juga bisa dipecah dan dikeluarkan melalui urine.
  • Manfaat lainnya, ureter dapat dilebarkan ketika dokter memasukkan endoscopy untuk jalan keluar batu ginjalnya. Tindakan tanpa menggunakan laser bisa mengurangi rasa sakit maupun terjadinya pendarahan,

Proses ini juga cukup sering dilakukan sebab sangat cocok mengatasi batu ginjal berukuran kecil sehingga tidak memungkinkan menggunakan prosedur ESWL. Alatnya juga dapat mencapai batunya dalam kalisks sehingga dapat diambil atau dihancurkan.

Batu ginjal merupakan salah satu permasalahan urin yang harus segera ditangani agar tidak lebih parah. Proses pengobatannya bisa dengan Operasi URS (UreteroRenoScopy) yang harus dilakukan oleh dokter profesional yakni dokter spesialis urologi. Mari kita sehatkan ginjal kita, dan cegah terjadinya gagal ginjal.

Referensi

  • 1
    Wason SE. 2023. Ureteroscopy. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan. 2022 Nov 28.
  • 2
    D’Adessi A. 2011. Ureterorenoscopy: avoiding and managing the complications. Urol Int . 2011;87(3):251-9. doi: 10.1159/000329286. Epub 2011 Jul 5.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *