Jenis Whey Protein Terbaik : Isolat, Konsentrat, Hidrolisat dll (Lengkap)

Whey Terbaik : Konsentrat, Isolat dan Hidrolisat

0
31

Jenis whey protein terdapat beberapa jenis protein dengan berbagai pengolahan dan tujuan yakni konsentrat, kasein, isolat, hidrolisat, soy (kedelai), isolat protein susu dan albumin telur. Pada artikel ini akan membedakan ke tujuh jenis protein whey tersebut, mana yang terbaik dan kapan anda membutuhkannya. Beberapa dari anda mungkin belum tahu perbedaan jenis protein dan tujuan penggunaannya.

Protein tersebut terkandung berbagai bahan. Mengetahui jenis kebutuhan protein, dan kapan membutuhkannya diperlukan. Waktu dan protein terbaik, adalah kunci terbaik untuk mendapatkan hasil optimal ketika latihan, sehingga pembentukan otot dapat maksimal.

Jenis Whey Protein Terbaik

  1. Whey Konsentrat

Whey konsentrat adalah salah satu bentuk protein dasar yang ditemukan dalam bentuk suplemen. Harga protein ini relatif lebih murah. Protein jenis ini sangat baik digunakan bagi pemula sebagai asupan protein tambahan tanpa membuat peningkatan berat badan dan membuat kurus. Beberapa orang ditemukan memiliki masalah pencernaan, seperti merasa kembung setelah meminum protein ini. Whey konsentrat dapat digunakan baik sebelum dan setelah latihan, dan juga dapat digunakan sebagai snack setelah makan. Protein ini tidak dianjurkan digunakan pada malam hari.

  1. Whey Isolate

Whey isolat adalah salah satu protein yang sangat cepat diserap (tetapi tidak yang tercepat). Seseorang akan menemukan sumber protein ini dengan harga yang lebih mahal dibandingkan whey konsentrat. Protein ini sangat baik untuk diet karbohidrat rendah. Banyak jenis protein jenis ini digunakan terutama pada sebelum dan sesudah latihan karena penyerapannya cepat dan dapat digunakan untuk mensuplay nutrisi otot sehingga dapat tumbuh dan rekoveri cepat.

  1. Whey Hidrolisat

Whey jenis ini adalah bentuk paling mahal dan merupakan protein kualitas tinggi yang memiliki peptida mudah diserap sehingga mempunyai efek anabolisme (pembentukan otot) yang sangat bagus dengan penyerapan tinggi. Protein whey hidrolisat juga sangat baik bagi sistem pencernaan dibandingkan whey konsentrat. Whey ini dapat digunakan baik sebelum dan sesudah latihan.

  1. Protein Kasein

Jika anda menginginkan protein yang dipecah lambat dalam beberapa jam, sehingga anda dapat menggunakannya sebagai asupan makanan, maka protein jenis kasein menjadi pilihan. Sebelum tidur, jika anda mengkonsumsi protein kasein, anda akan menjaga anabolisme (pembangunan otot) pada malam hari sehingga anda dapat menyimpan protein di otot.

Baca juga :   Jenis Meditasi sesuai Medis yang baik untuk Kita

Protein kasein dipecah dari 5-7 jam dan diserap tubuh ketika tidur. Orang juga menggunakan kasein selama seharian yang membantu mensuplai protein dan otot untuk beberapa jam. Sumber positif protein ini tinggi glutamin. Glutamin akan membantu meningkatkan imunitas tubuh dan mempercepat rekoveri otot. Sehingga sumber ini, sangat baik digunakan pada malam hari sebelum tidur.

  1. Protein Soy (Kedelai)

Protein soy adalah sumber yag baik bagi vegetarian yang membutuhkan asupan protein. Protein ini mempunyai banyak manfaat bagi penggunanya. Protein soy terkandung glutamin (membantu rekoveri cepat), arginin (membantu mendilatasi pembuluh darah sehingga nutrisi dapat terserap di otot dengan cepat) dan BCAA (membantu rekoveri).

Soy merupakan sumber baik kolesterol baik dan terkandung isoflavanoid. Ini akan mendongkrak hormon tiroid sehingga metabolisme meningkat dan lemak cepat terurai. Jenis protein ini dapat digunakan sebelum dan sesudah latihan, atau kapan saja seharian jika anda makan. Protein ini tidak dianjurkan pada malam hari.

  1. Protein Susu Isolat

Protein susu isolat terkandung kasein dan whey protein. Ini merupakan sumber asam amino lengkap (sama dengan protein soy). Jenis protein ini sering mix dan berbagai macam protein terkandung disana. Protein ini tidak dianjurkan sebagai sumber utama protein, tetapi dapat digunakan seharian. Protein ini tidak disarankan dikonsumsi malam hari.

  1. Protein Albumin Telur

Sekarang putih telur (bagian putihnya yang dipisahkan dari kuning telur) menjadi sumber terbaik albumin. Asam amino terkandung banyak disana untuk pembentukan otot. Albumin telur tidak tersedia dalam bubuk tetapi sering dalam bentuk masakan. Banyak protein tercampur disana sehingga dapat digunakan ketika makan. Sumber ini dapat digunakan kapan saja seharian tetapi tidak disarankan ketika malam hari.

Baca juga :   Transplantasi Rambut (Cangkok Rambut) : Cara hingga Risiko

Kesimpulan Protein Whey Terbaik

Berdasarkan uraian diatas, anda dapat memilih sumber protein, dan jenisnya sesuai aktifitas dan program yang anda lakukan. Bagi pemula, disarankan memulai dengan whey konsentrat sebelum membeli yang lebi mahal seperti whey hidrolisat. Beberapa orang dengan intoleransi laktosa mungkin membutuhkan whey isolat. Protein suplemen tidak bersifat stimulan sehingga hasilnya tidak singkat terlihat. Biasanya membutuhkan bulanan untuk mengevaluasi hasilnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here