Tips Memasang Infus Agar Berhasil dalam Sekali Tusuk

Medikal173 Views

Ada tips memasang infus agar bisa berhasil dalam sekali tusuk, yang mungkin jarang diketahui oleh sebagian tenaga kesehatan. Siapa yang sering kali mendapatkan keluhan dari pasien kalau infusannya bengkak.

Atau tidak jalan di lokasi pemasangannya, bahkan sakit ketika diinfus. Sebagai seorang perawat, Anda tentu akrab dengan berbagai masalah yang berhubungan dengan injeksi infus tersebut.

Kini Anda tidak perlu khawatir takut salah pasang lagi. Sebab kali ini kita akan bahas tips ampuh agar bisa berhasil memasang infus hanya dalam sekali tusuk.

Tips Memasang Infus Agar Berhasil dalam Sekali Tusuk

Sebagian besar tenaga kesehatan mungkin pernah mengalami berbagai masalah terkait pemasangan infus. Agar bisa berhasil memasang infus dalam sekali tusuk, ikuti tips di bawah ini :

1.      Harus selalu fokus

Tips memasang infus yang pertama, Anda harus selalu fokus. Sebab keberhasilan pemasangan dalam 1 tusukan itu tergantung dari keterampilan, persiapan serta pengalamannya. Para perawat yang baru saja lulus.

Sering kali sulit atau gagal dalam melakukan insersi sebab kurangnya pengalaman. Tetapi sebetulnya kunci keberhasilan insersi IV Catheter itu terletak di persiapan serta ketenangan, maka dari itu, perlu upaya.

Untuk menghilangkan rasa cemas dalam proses insersi. Tidak hanya itu, prosedurnya harus dijelaskan dengan jelas ke pasien. Pastikan pasien merasa nyaman dan suhu tubuh mereka cukup hangat guna mencegah vasokontriksi.

Baca juga :   Rumus Baxter Luka Bakar Anak (Pediatrik) dan Contoh Perhitungan

2.      Lakukan tindakan pencegahan infeksi

Tips memasang infus berikutnya, lakukan tindakan pencegah infeksi. Pastikan untuk mengenakan sarung tangan ketika memasang infusan kepada pasien serta selalu lakukan teknik aseptik guna menghindari infeksi.

Jangan lupa bersihkan area insersi dengan menggunakan alcohol swab. Itu bisa membantu meminimalkan mikroorganisme serta membantu visualisasi vena. Maka dari itu jangan lupa untuk melakukan tindakan pencegahan infeksi.

3.      Cari tau apa pasien fobia jarum

Fobia jarum bisa timbul sebagai respon dari pengalaman pemasangan sebelumnya. Gejalanya termasuk peningkatan detak jantung serta tekanan darah sebelum pemasangan. Ketika pemasangan tengah dilakukan, gejala yang muncul bisa berupa.

Penurunan detak jantung serta tekanan darah, kemudian pucat, berkeringat dan juga pingsan. Dalam menangani pasien tersebut, penting untuk memberi mereka penghiburan serta edukasi, jangan tunjukkan jarum sebelum pemasangan.

Jangan lupa juga gunakan juga anestesi topikal guna mengurangi rasa sakit. Serta kecemasan si pasien berkaitan dengan penggunaan jarum, sebab memang terkadang ada pasien yang fobia jarum.

4.      Kaji Vena yang akan Diinsersi

Tips memasang infus selanjutnya pastikan untuk periksa kondisi vena sebelum memasang jarum. Guna memastikan bahwa vena yang nanti dijadikan target pemasangan infusan cukup jelas serta mudah diakses.

Perlu diketahui, pasien dengan hidrasi bagus akan mempunyai vena yang lebih mudah ditemukan. Namun pasien yang dehidrasi akan bisa menyulitkan proses tersebut, jadi penting untuk mengkaji vena yang akan diinsersi.

Baca juga :   Jenis Antikoagulan : Vitamin K antagonis, NOAC, Heparin

5.      Harus lebih Peka dalam Mencari Vena

Bila vena tidak terlihat dengan jelas, coba untuk merasakan vena dengan cara menggunakan jari-jari tangan. Meskipun ada tendon yang terlihat, seperti pembuluh darah, perasaan Anda bisa membedakan antara keduanya.

6.      Tanyakan kepada Pasiennya

Tanyakan kepada pasien jika Anda kesulitan menemukan vena yang pas untuk memasang infusan. Pasien mungkin memiliki pengalaman sebelumnya di dalam pemasangan infusan serta serta bisa memberikan saran kepada Anda.

7.      Gunakan Ukuran IV yang Sesuai

Tips memasang infus terakhir, gunakan ukuran IV yang sesuai. Dalam pemasangan IV Cath kepada pasien dewasa, biasanya menggunakan ukuran 20 G, berwarna pink, tetapi sebaiknya jangan menganggap.

Semua pasien mempunyai vena yang sama, maka dari itu penting untuk mengamati serta mengevaluasi kondisi vena pasien sebelum menentukan ukuran IV Cath yang akan dipakai.

Tindakan tersebut bisa membantu mencegah pasien merasakan sakit sebab ruptur serta tekanan dari jarum. Jadi bila ingin berhasil dalam sekali tusukan, terapkan tips memasang infus di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *