Jenis Antikoagulan : Vitamin K antagonis, NOAC, Heparin

0
168

Jenis antikoagulan adalah berbagai obat untuk memanipulasi proses koagulasi darah (disebut juga koagulasi plasma), mencegah pembentukan trombus, sehingga mencegah bekuandarah terbentuk. Antikoagulan secara umum dibagi menjadi non-VKA oral antikoagulan (NOAC), hepain dan vitamin K antagonis. Semua jenis ini bekerja dengan jalan berbeda tergantung farmakokinetik dan farmakodinamik obat. Antikoagulan berhubungan dengan risiko perdarahan di organ dan menyebabkan anemia perdarahan.

Tanda dan derajat keparahan sangat berbeda tergantung lokasi perdarahan, seperti darah di urin (hematuria), dan luas perdarahan. Dalam pemberian antikoagulan ini, diperlukan pemantauan ketat, dan hendaknya memiliki cheklist pasien apa saja yang boleh diberikan antikoagulan. Perhatikan kontraindikasi pemberian antikoagulan.

JENIS ANTIKOAGULAN

A. Vitamin K Antagonis (VKA) – Warfarin, Coumarins

Vitamin K antagonis seperti warfarin adalah kelompok obat yang dapat menurunkan bekuan darah dengan mengurangi aksi vitamin K. Vitamin K dibutuhkan pada sintesis faktor bekuan darah di hepar. VKA diberikan dengan pemantauan INR. Jika INR tinggi, dosis VKA dibutuhkan dikurangi untuk menurunkan risiko perdarahan berlebih. Jika INR rendah, dosis dapat ditingkatkan untuk menurunkan risiko pembekuan.

B. Non-VKA Oral Anticoagulant (NOAC)

Dalam mengkonsumsi NOAC tidak boleh mengkonsumsi alkohol. Selain itu, bila anda ingin melakukan tindakan bedah termasuk cabut gigi, perhatikan pemberian antikoagulan. Dalam monitor pemberian NOAC, berbeda dengan vitamin K antagonis. NOAC lebih konsisten, dan dosisnya tidak memerlukan monitoring rutin koagulasi. Monitoring fungsi ginjal diperlukan. Jenis dari NOAC, diantaranya:

Rivaroxaban : Rivaroxaban adalah antikoagulan oral penghambat faktor Xa. Rivaroxaban bekerja menghambat faktor Xa, sebuah protein pembekuan darah. Sediannya oral.

Edoxaban dan Apixaban : Apixaban dan edoxaban adalah antikoagulan oral penghambat langsung faktor Xa, sejenis dengan Rivaroxaban.

Dabigatran : merupakan antikoagulan oral penghambat trombin. Dabigatran bekerja menghambat aksi trombin, sebuah protein pembekuan darah. Sediannya kapsul dan dalam meminumnya tidak boleh dikunyah, atau dibuka kapsulnya.

Baca juga :   Cara Memilih Beta Bloker : Kelas hingga Penggunaan Klinis

C. Heparin

Heparin bekerja segera mencegah pembekuan darah. Jenisnya ada dua macam, diantaranya:

  1. Unfractional Heparin : Unfractional heparin atau heparin standar dapat diberikan intravena, subkutan, dan drip.
  2. Low-molecular weight heparin (LMWH) : diberikan subkutan, termasuk jenisnya dalteparin, enoxaparin, dan tinzaparin. LMWH bekerja berbeda dengan heparin unfractional. Semua koagulan berisiko perdarahan, sehingga monitoring tanda perdarahan diperlukan.

Referensi:
Medscape, 2017. Heparin Induced Trombocytopenia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here