Perbedaan PT dan APTT : Koagulasi dan Pembekuan Darah

0
104

Perbedaan PT dan APTT dimana keduanya adalah tes medis yang digunakan untuk merepresentasikan dan mengkarateristikkan koagulasi darah. Kedua baik PT dan APTT menggunakan partial protrombin, sebuah fosfolipid dan keduanya PT dan APTT sangat bermanfat untuk mendiagnosis penyakit perdarahan dan masalah koagulasi darah.

Perbedaan utama dari PT dan APTT adalah aktivator yang ditambahkan pada tes APTT untuk meningkatkan kecepatan waktu pembekuan dan untuk mendapatkan hasil dengan rentang referensi sempit kitika tidak ada aktivator pada tes PT normal sehingga PT lebih tidak sensitif terhadap terapi heparin dibandingkan dengan APTT.

PERBEDAAN PT DAN APTT

Apa itu PT atau PTT

PT (Protrombin time) atau PTT (Partial Protrombin Time) dikenal sebagai tes medis untuk mengevaluasi waktu pembekuan darah. Tes ini membantu mendiagnosis penyakit perdarahan. Selama tes ini, integritas sistem intrinsik yang berperan yakni faktor VIII, IX, XI, dan XII. Peningkatan PT signifikan menunjukkan penurunan faktor pembekuan tersebut.

PT digunakan pada konjungsi dengan tes lain yang terinvestigasi pada pembekuan darah yang disebut dengan Protrombin time. Tes PT mengukur kecepatan pembekuan darah menggunakan FAKTOR EKSTRINSIK (disebut juga dengan pathway tissue factor). Tes ini sangat bagus dilakukan pada suhu 37 derajat celcius.

Tabung tes terdiri dari oksalat atau sitrat yang digunakan untuk mengumpulkan darah untuk tes PT. Metodologi digunakan sama pada tes APTT, tetapi tes activator tidak digunakan. Waktu untuk tes ini lebih lama dibandingkan tes APTT.

Apa itu APTT

Kaolin Cephalin Clotting Time (KCCT) adalah nama sebelum APTT. APTT adalah salah satu tes medis koagulasi darah untuk menginvestigasi faktor pembekuan pada jalur FAKTOR INTRINSIK. Alasan utama tes ini digunakan untuk skrining perdarahan dan memonitor pasien dengan terapi heparin.

Baca juga :   Perbedaan Ikterus Fisiologis dan Patologis (lengkap)

Tes ini menggantikan versi lama dari tes PT. APTT lebih sensitif dibandingkan tes PTT. Defisiensi faktor koaglasi seperti faktor V, VIII, IX, X, XI dan XII meningkat pada APTT. Dekalsifikasi darah digunkaan untuk APTT. Aktivator digunakan untuk mempercepat pembekuan. Normal APTT nilainya adalah 35 detk.

TABEL PERBEDAAN PT DAN APTT

PT (Protrombin Time) APTT (Activated Partia Tromboplastin Time)
Tes untuk mengevaluasi waktu pembekuan darah pada penyakit perdarahan Tes diguakan untuk koagulasi darah menilai faktor pembekuan pada jalur intrinsik
Tidak menggunakan Aktivator Menggunakan Aktivator
Jika nilai PT lebih dari 100 detik, mengindikasikan ada perdarahan penyakit Jika nilai APTT lebih dari 70 detik, signifikan terjadi penyakit perdarahan
PT menginvestigasi jalur intrinsik dan jalur common pathway APTT menginvestigasi perdarahan dan terapi heparin
PT bermanfaat melihat faktor koagulasi seperti faktor VIII, IX, X, XII, II (protrombin), dan I (fibrinogen) Prolong APTT mengukur defisiensi faktor intrinsik dan abnormalitas seperti faktor XII, XI, X< IX, VII, V, II,dan I, pergantian huige blood, hemofilia klasik, hemofilia A, koagulan lupus (antibodi terhadap substansi di permukaan sel yang disebut dengan fosfolipid), atau dosis kelebihan coumadin (sodium warfarin).
PT meningkat referensinya antara 60-70 detik APTT memiliki referensi nilai sempit 30-40 detik
PT lebih tidak sensitif untuk memonitor terapi heparin APTT lebih sangat sensitif untuk memonitor terapi heparin.

REFERENSI:

Adaeze N et al. 2014. Evaluation of Protrombin Time and Activated Partial Tromboplastin time
Capoor et al. 2015. Protrombine and Activated partial tromboplastin time testing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here