Persiapan Operasi Sesar ERACS, Proses dan Paska Operasi

SC ERACS (Ehnanced Recovery After Caesarean Section)

Anak dan Mommy1245 Views

Bagi Anda yang hendak melahirkan, Anda perlu tau Operasi Sesar ERACS. Belakangan ini persalinan dengan metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery memang sedang ramai dibahas. Teknik ERACS ini membuat revovery setelah SC lebih cepat dan lebih cepat pulang.

Banyak orang kini beralih ke metode ERACS, metode ERACS sendiri merupakan prosedur operasi caesar dengan proses penyembuhan pasca operasi lebih cepat. Bila dibandingkan dengan operasi caesar konvensional1Huang J. 2019. A Review of Enhanced Recovery After Surgery Principles Used for Scheduled Caesarean Delivery. J Obstet Gynaecol Can . 2019 Dec;41(12):1775-1788. doi: 10.1016/j.jogc.2018.05.043. Di Indonesia, SC ERACS sudah ditanggung BPJS artinya bisa memakai BPJS.

Lantas apa saja persiapan yang perlu dipersiapkan sebelum menjalankan operasi ERACS ini? Dan bagaimana proses operasinya? Kita akan membahasnya secara lengkap di dalam artikel kali ini. Baca juga Panduan Lengkap Ibu hamil.

Persiapan Operasi Sesar ERACS

Sebelum menjalankan operasi Caesar, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan ibu hamil. Di bawah ini beberapa hal yang harus ibu siapkan, antara lain sebagai berikut :

  1. Menyiapkan barang bawaan

Walaupun melahirkan secara caesar, Anda disarankan menyiapkan barang bawaan dari jauh-jauh hari. Umumnya Barang bawaan yang dibawa untuk menjalani Operasi Sesar ERACS ini lebih banyak dibanding melahirkan secara normal.

Sebab Anda biasanya akan diminta tetap tinggal 3 hingga 5 hari di rumah sakit sesudah operasi selesai. Barang bawaan yang wajib dibawa ialah pakaian dalam.

Serta baju ganti, bra menyusui, pembalut dan masih banyak lagi. Untuk pakaian dalam, pilihlah pakaian berbahan nyaman serta tidak ketat. Agar tidak melukai bekas jahitan yang ada di perut.

  1. Jangan menggunakan make up

Sebelum menjalani Operasi ERACS, dokter akan menyarankan Anda untuk tidak menggunakan make up, kuteks, kontak lens dan krim wajah. Tujuannya untuk memudahkan dokter memeriksa kondisi Anda sebelum operasi.

  1. Mandi dengan sabun antiseptik

Sehari sebelum operasi caesar, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mandi menggunakan sabun antiseptik. Gunanya untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi ketika operasi, dengan alasan yang sama.

Baca juga :   Perbedaan foremilk dan hindmilk ASI Bayi, mana yang terbaik?

Biasanya Anda juga akan dianjurkan untuk mencukur bulu kemaluan. Jika merasa kesulitan, Anda bisa meminta bantuan perawat yang ada di rumah sakit untuk membantu melakukannya.

Proses Operasi Sesar ERACS

Bila tadi kita telah membahas persiapan yang perlu dilakukan sebelum operasi. Operasi Sesar memiliki Indikasi dan Kontraindikasi. Kini kita akan bahas proses operasinya, berikut ini proses operasi ERACS yang perlu Anda ketahui2Sorabella LL, 2021. Enhanced Recovery after Surgery: Cesarean Delivery. Anesthesiol Clin . 2021 Dec;39(4):743-760. doi: 10.1016/j.anclin.2021.08.012. :

  1. Puasa 2 jam sebelum operasi

Pada metode persalinan Operasi ERACS ini, Anda diminta untuk berpuasa selama 2 jam sebelum operasi. Tetapi selama 6 jam sebelum operasi, Anda masih diizinkan untuk mengonsumsi makanan ringan. Sebelum Operasi, maka dipersiapkan3Wilson RD. 2018. Guidelines for Antenatal and Preoperative care in Cesarean Delivery: Enhanced Recovery After Surgery Society Recommendations (Part 1). Am J Obstet Gynecol . 2018 Dec;219(6):523.e1-523.e15.:

  • Persetujuan dilakukannya SC ERACS
  • Memeriksa Lab hemoglobin, golongan darah, gula darah, pembekuan darah dan lainnya
  • Puasa 6-8 jam
  • Diberikan minum manis (Non partikulat) 2 jam sebelum operasi
  • Antibiotik Profilaksis diberikan setidakya 30-60 menit sebelum operasi, seperti Ceftriakson, cefazolin, cefotaxim (Cephalosporin golongan I dan II), sesuai pertimbangan dokter.

Tidak hanya itu, 2 jam sebelum operasi Anda juga boleh minum jus air putih atau minuman yang mengandung gula. Dengan begitu, Anda mempunyai cukup energi sebelum menjalani operasi.

  1. Evaluasi Selama Operasi

Proses berikutnya dokter akan melakukan evaluasi preoperatif. Dalam hal ini, dokter spesialis anestesi juga berperan melakukan penilaian preoperatif, memilih anestesi yang sesuai dan dapat mempercepat pemulihan ibu4Caughey AB. 2018. Guidelines for intraoperative care in cesarean delivery: Enhanced Recovery After Surgery Society Recommendations (Part 2). Am J Obstet Gynecol . 2019 Sep;221(3):247.e1-247.e9. Poin-pointentang SC ERACS:

  • Pemberian anestesi spinal seperti biasa, dengan dosis yang dioptimalkan, biasanya hanya 1/4 dosis SC biasa.
  • Irisan demi irisan dilakukan di perut hingga bayi di keluarkan
  • terkadang diberikan oksitosin paska bayi keluar
  • IMD dapat dilakukan
  1. Anestesi

Proses Operasi Sesar ERACS yang berikutnya, Dokter spesialis anestesi akan memberikan anestesi dengan jarum spinal yang ukurannya sangat kecil. Dokter spesialis anestesi juga akan memastikan.

Baca juga :   Baby Spa dan Cara Memijat Bayi yang Aman, Tepat dan Trik Rahasianya

Anda tidak akan merasakan nyeri ketika pembiusan, selama, dan pasca operasi. Jumlah dosis anestesi yang dipakai pada metode ini hanya ¼ dari dosis operasi caesar konvensional.

Pengurangan dosis sendiri tujuannya agar proses pemulihan ibu hamil memerlukan waktu lebih cepat. Tidak hanya itu, pengurangan dosis juga bertujuan agar fungsi kaki bisa lebih cepat bergerak kembali.

  1. Pembedahan

Umumnya Proses Operasi ERACS ini memerlukan waktu maksimal 60 hingga 90 menit. Durasi operasi pastinya lebih cepat dan terbatas bila dibandingkan operasi caesar konvensional5Macones AG. 2019. Guidelines for postoperative care in cesarean delivery: Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) Society recommendations (part 3). Am J Obstet Gynecol . 2019 Sep;221(3):247.e1-247.e9.

Hal itu berkaitan dengan pengurangan dosis anestesi. Bila efek anestesi sudah hilang lebih cepat, ibu bisa bergerak dan berjalan lebih cepat. Dengan begitu, proses metabolisme serta pemulihan dapat berjalan cepat. Poin-poinnya :

  • Saat pembiusan spinal menggunakan jarum kecil, yakni atraumatik model
  • Teknik incisi langsung ke dalam fascia (lapisan otot)
  • Teknik tummy tuck, yakni bekas operasi lebih samar, jahitan lebih rapi, dan stria dan gelambir paska operasi berkurang.

Pembedahan dengan metode ERACS ini menggunakan jarum yang lebih kecil. Yakni jarum atraumatic model pencan berukuran kecil. Sebelum ibu memperoleh suntikan anestesi, dokter akan mengoleskan emala.

Fungsinya untuk mengurangi efek trauma yang ada pada bekas tusukan anestesi. Operasi Sesar ERACS menggunakan teknis mengiris langsung ke dalam. Irisan pertama menggunakan pisau langsung mengenai fascia (selaput otot).

5. Pemulihan Paska Operasi Sesar ERACS

Setelah dilakukan operasi, maka diharapkan pasien boleh pulang dalam 24 jam paska operasi. Ada beberapa prinsip selama setelah operasi, diantaranya:

  • Bayi dan Ibu dipastikan tidak hipotermi
  • setelah operasi, bisa langsung makan dan minum seperti snack, permen karet dan makanan besar.
  • Selang pipis (DC) dapat langsung di ambil 2-4jam paska operasi, dan pasien dapat langsung belajar mobilisasi seperti miring kanan-miring kiri, duduk, hingga berjalan kekamar mandi.
  • Infus dapat dilepas dalam 12jam setelah operasi dengan catatan pasien mobilisasinya sudah hampir penuh.
  • Pemeriksaan Darah lanjutan post operasi dilakukan 12 jam paska operasi untuk melihat hemoglobin dan marker lain.
  • Sambil mobilisasi, pasien dapat segera latihan menyusui (Laktasi) dan dalam 24–48 jam pasien dapat boleh pulang.
Baca juga :   Feses berwarna Hijau, apa arti dan sebabnya?

Dengan begitu, trauma pada kulit semakin minimal. Selain itu, ERACS ini juga menggunakan teknik tummy tuck, yang sama seperti teknik operasi plastik. Tujuannya untuk membuat perut lebih rapi.

Serta gelambir lebih berkurang. Lewat teknik ini, perut ibu akan nampak ideal dan pastinya bekas luka operasi terlihat samar. Bahkan bekas jahitan operasi caesar sebelumnya bisa diperbaiki dengan teknik ini.

Jadi bagi Anda yang berencana ingin melahirkan dengan metode ini, kini tidak perlu bingung lagi. Karena kita tadi telah membahas persiapan dan juga proses Operasi Sesar ERACS secara lengkap.

Take Home Message

Operasi Sesar dilakukan dengan indikasi medis tertentu, seperti letak sungsang, gagal induksi, fetal compromise dan lainnya. Pertimbangan operasi tentu dilakukan apakah perlu oleh dokter spesialis kandungan (Obsgyn). Ditemukannya metode ERACS menjadi pilihan operasi sesar selain SC konvensional. Untuk mendapatkan hasil optimal, silahkan konsultasi ke Dokter Kandungan terbaik anda.

Referensi

  • 1
    Huang J. 2019. A Review of Enhanced Recovery After Surgery Principles Used for Scheduled Caesarean Delivery. J Obstet Gynaecol Can . 2019 Dec;41(12):1775-1788. doi: 10.1016/j.jogc.2018.05.043
  • 2
    Sorabella LL, 2021. Enhanced Recovery after Surgery: Cesarean Delivery. Anesthesiol Clin . 2021 Dec;39(4):743-760. doi: 10.1016/j.anclin.2021.08.012.
  • 3
    Wilson RD. 2018. Guidelines for Antenatal and Preoperative care in Cesarean Delivery: Enhanced Recovery After Surgery Society Recommendations (Part 1). Am J Obstet Gynecol . 2018 Dec;219(6):523.e1-523.e15.
  • 4
    Caughey AB. 2018. Guidelines for intraoperative care in cesarean delivery: Enhanced Recovery After Surgery Society Recommendations (Part 2). Am J Obstet Gynecol . 2019 Sep;221(3):247.e1-247.e9
  • 5
    Macones AG. 2019. Guidelines for postoperative care in cesarean delivery: Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) Society recommendations (part 3). Am J Obstet Gynecol . 2019 Sep;221(3):247.e1-247.e9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *