Tips dan Tutorial Merawat Luka Operasi Sesar Agar Anda Cepat Pulih

Cara Merawat Luka Operasi Sesar

Merawat luka operasi sesar merupakan hal yang perlu diketahui oleh Anda yang telah melalui proses melahirkan. Melahirkan adalah saat yang menyenangkan. Anda akhirnya dapat bertemu dengan bayi yang tumbuh di dalam diri Anda selama 9 bulan terakhir.

Namun, memiliki bayi dapat membebani tubuh Anda, terutama jika Anda pernah melahirkan secara sesar, yang biasa disebut dengan operasi sesar. Anda akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pulih daripada setelah persalinan pervaginam rutin. Melahirkan normal paska operasi sesar, disebut dengan VBAC.

Berikut ini adalah enam saran untuk membantu merawat luka operasi sesar Anda. Sehingga dapat menghabiskan lebih sedikit waktu sakit dan lelah dan lebih banyak waktu untuk menjalin ikatan dengan buah hati yang baru lahir. Operasi sesar bisa sesar konvensional, bisa juga operasi sesar eracs.

8 Tips Merawat Luka Operasi Sesar

Selain waktu yang lama, perawatan bekas luka operasi juga harus dilakukan selama perawatan bayi baru lahir. Mengingat bekas luka operasi rentan terhadap infeksi, maka harus memperhatikan secara khusus langkah-langkah dalam merawat luka operasi sesar1UptoDate. 2023. https://www.uptodate.com/contents/cesarean-birth-postoperative-care-complications-and-long-term-sequelae.

  1. Ganti perban setiap hari

Setelah kembali dari rumah sakit, bekas luka caesar itu ditutup dengan perban. Di beberapa rumah perahu, ambangnya ditutupi dengan plester tahan air. Pada hari ke 3-5, ibu diminta datang untuk melihat perkembangan penyembuhan luka dan mengganti balutan.

Setelah itu ibu harus dapat mengganti perban sendiri di rumah setiap hari atau setiap kali terasa basah atau tidak nyaman. Saat mengganti, cuci tangan Anda dengan sabun. Jangan melepas gips sampai semua alat siap untuk menghindari kontaminasi.

Lepaskan plester dan perban secara perlahan dan gunakan air steril untuk melepaskan perban yang menempel di kulit. Lalu oleskan kasa dengan larutan antiseptik untuk membersihkan luka. Terakhir, tutupi luka dengan kain kasa kering lalu balut dengan kain kasa.

  1. Bersihkan secara teratur

Begitu perban akhirnya dilepas, Anda bisa membersihkan lukanya kembali dengan antiseptik. Triknya, lap jahitan dengan kain bersih yang dibasahi air. Lalu keringkan dengan kain bersih dan kering. Hindari menggosok atau menggores jahitannya, bahkan secara perlahan.

  1. Minum obat penghilang rasa sakit

Setelah hari-hari pertama operasi caesar, rasa sakit di tempat pembedahan tidak bisa dihindari. Dokter biasanya meresepkan obat pereda nyeri. Selama nyeri belum hilang, Anda dapat tetap meminum obat pereda nyeri sesuai resep dokter.

  1. Kenakan pakaian longgar

Bekas tusukan sangat sensitif terhadap gesekan, meskipun hanya gesekan pakaian. Oleh karena itu, kenakan pakaian yang longgar agar bekas luka operasi tidak menimbulkan iritasi atau peradangan.

  1. Hindari aktivitas berat dan terlalu sering

Jangan memaksakan diri, meski tugas menumpuk. Aktivitas yang terlalu berat dan sering dapat menunda penyembuhan bekas luka operasi dan menyebabkan peregangan kulit selain bekas luka operasi.

Baca juga :   Tips Cepat Hamil yang Aman Ala Medis (Panduan Promil)

Jangan ragu untuk meminta bantuan sementara dari pasangan dan anggota keluarga lainnya. Juga, hindari olahraga sampai dokter Anda memberikan izin untuk melakukan hal tersebut.

  1. Minum antibiotik

Tips merawat luka operasi sesar yang berikutnya adalah meminum antibiotik yang telah Dokter resepkan untuk mencegah infeksi bakteri pada bekas luka operasi. Minum sesuai petunjuk dengan teratur sampai antibiotik habis.

  1. Makan sumber protein dan karbohidrat

Penutupan luka bekerja lebih baik bila didukung dari dalam. Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan protein dapat mempercepat regenerasi jaringan. Makan 5 putih telur atau ikan gabus setiap hari untuk hasil terbaik.

Fokuslah pada penyembuhan Anda sendiri saat ini dan berikan tubuh Anda waktu yang dibutuhkan untuk kembali normal. Di atas beberapa tips untuk merawat luka operasi sesar yang telah kami sampaikan sehingga dapat Anda manfaatkan. baca juga indikasi dan kontraindikasi dilakukan operasi sesar.

8. Ambil Benang sesuai indikasi

Apabila dalaam penjahitan digunakan benang nonabsorbsbable, maka benang jahitan perlu di ambil. Apabila benang jahitan menggunakan absorbable, maka tidka perlu diambil karena diserap oleh tubuh. Untuk mengetahui jenis benang yang digunakan, silahkan konsultasi ke dokter kandungan terbaik anda.

Cara Ganti Balut Merawat Luka Operasi Sesar

Ganti balut hendaknya dilakukan rutin dan teratur setelah operasi sesar. Anda dapat melakukan sendiri atau meminta tolong tenaga kesehatan seperti dokter praktik mandiri terdekat, untuk melakukan ganti balut dengan baik. Dalam Ganti balut, terdapat beberapa pertimbangan, misal dilanjutkan dengan perawatan luka tertutup, atau dilanjutkan perawatan luka terbuka.

Baca juga :   Feses berwarna Hijau, apa arti dan sebabnya?

Apabila dilakukan perawatan luka terbuka, maka tidak perlu ditutup sedangkan apabila dilanjutkan dengan perawatan luka tertutup, maka perlu dilakukan ganti balut dengan baik. Adapun cara melakukannya2NHS. 2023. https://www.mkuh.nhs.uk/patient-information-leaflet/caring-for-your-wound-after-having-a-caesarean-section, diantaranya:

  1. Aseptik diri : Sebelum melakukan ganti balut, maka hendaknya cuci tangan, memakai sarung tangan, dan melakukan prosedur apseptik.
  2. Siapkan alat bahan : Siapkan alat dan bahan seperti : kassa steril, minor set berupa pinset dan gunting kassa, povidon iodin, salep antibiotik, hingga antibiotik tempel seperti sufratul, dariantul, serta plester hypafix atau bisa menggunakan plester antiair leukomed atau tegaderm.
  3. Lepas Perban : Pertama, lepas perban sebelumnya menggunakan 2 pinset yang dipegang tangan kanan dan tangan kiri. Agar tidak terlalu sakit, dapat diberikan NaCl 0.9% untuk membasahi.
  4. Identifikasi Luka dan keluarkan nanah bila ada: Setelah perban terlepas, periksa luka dengan baik. Pastikan tidak ada cairan yang keluar. Bila ada, maka cairan tersebut harus dikeluarkan seperti nanah, atau lainnya. Cara mengeluarkannya dengan ditekan dengan kassa yang dipegang dengan pinset.
  5. Bersihkan luka : Bersihkan dengan povidon iodin diluka operasi dengan baik menggunakan kassa steril dan kulit sekitar dengan NaCl 0.9%,
  6. Tutup luka dengan baik: setelah dibersihkan, tutup dengan lapis antibiotik seperti sufratul atau dariyantul. disusul ditutup dengan kassa steril yang ditutup dengan hypafix. Apabila menggunakan plester anti air, maka bisa langsung ditutup dengan plester antiair seperti leukomed t plus atau tegaderm.
  7. Periksa ketepatan dan kerapian : Setelah ditutup luka, periksa kerapian dan ketepatan ganti balut. Pastikan area tertutup dengan baik.
  8. Melakukan prosedur aseptis : Setelah ganti balut, lakukan cuci tangan dan buang barang infeksius ke tempat sampah infeksius.
Baca juga :   Cara Menghitung HPL Kelahiran Bayi

Komplikasi bila Tidak Merawat Luka Operasi Sesar dengan Baik

Apabila luka bekas operasi sesar tidak dirawat dengan baik, dapat menimbulkan beberapa komplikasi3NHK. 2023. https://www.nhs.uk/conditions/caesarean-section/recovery/, diantaranya:

  1. Infeksi : infeksi ini ditandai dengan kemerahan area jahitan, bengkak, nyeri, dan muncul cairan berwarna kuning. Cairan tersebut mirip dengan nanah. Adanya tanda infeksi tersebut, perlu dilakukan perawatan luka yang lebih mendalam, hingga dilakukan debridement luka.
  2. Hematom : merupakan adanaya kumpulan akumulasi darah dibawah jaringan. Hal ini terjadi akibat darah yang terakumulasi dibawah jaringan, akibat jahitan kurang kuat dan ada sumber perdarahan yang belum menutup sempurna. Apabila mendapati hal ini, maka kontrol segera ke dokter obsgyn untuk dilakukan tindakan.
  3. Wound Dehisense : Merupakan jahitan yang lepas dan membuat kulit tidak menutup sempurna. Apabila terdapat wound dehisense ini maka, perlu dilakukan penjahitan ulang, atau diberi penguat jahitan agar luka lebih menutup sempurna. Jika tidak, maka penyembuhan luka lebih lama dan potensi terjadi keloid lebih tinggi.

Take Home Message

Setelah dilakukan operasi sesar, sering terjadi keluhan berupa nyeri. Nyeri di area jahitan merupakan hal yang wajar dan tidak berbahaya apabila tidak disertai dengan komplikasi seperti infeksi, hematom dan wound dehisense. Untuk mencegah komplikasi dan infeksi, maka perlu dilakukan ganti balut dengan baik. Jangan ragu berkonsultasi ke dokter terbaik anda.

Referensi

  • 1
    UptoDate. 2023. https://www.uptodate.com/contents/cesarean-birth-postoperative-care-complications-and-long-term-sequelae
  • 2
    NHS. 2023. https://www.mkuh.nhs.uk/patient-information-leaflet/caring-for-your-wound-after-having-a-caesarean-section
  • 3
    NHK. 2023. https://www.nhs.uk/conditions/caesarean-section/recovery/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *